Hikmah ketetapkan sholat lima waktu :
Mayoritas ulama berpendapat bahwa penetapan lima salat pada waktu-waktu tertentu merupakan ketetapan ibadah (ta'abbudi) yang wajib diterima sebagaimana adanya.
Namun, sebagian ulama menyebutkan sebuah hikmah di balik pembagian waktu-waktu tersebut, yaitu agar manusia selalu teringat akan tahapan perjalanan hidupnya.
🌅 Kesempurnaan penciptaan manusia di dalam rahim serta persiapannya untuk keluar ke dunia diibaratkan seperti terbitnya fajar, yang menjadi pertanda sebelum terbitnya matahari.
Karena itu, diwajibkan salat Subuh sebagai pengingat akan fase tersebut.
☀️Kelahiran manusia diibaratkan seperti terbitnya matahari.
Masa pertumbuhannya diibaratkan seperti matahari yang semakin tinggi.
Masa mudanya diibaratkan seperti matahari ketika berada tepat di tengah langit.
Sedangkan masa dewasanya diibaratkan seperti matahari yang mulai condong ke arah barat.
Karena itu, diwajibkan salat Zuhur sebagai pengingat akan tahapan-tahapan tersebut.
🌇Masa tua manusia diibaratkan seperti matahari yang hampir terbenam.
Oleh sebab itu, diwajibkan salat Asar sebagai pengingat akan fase tersebut.
🌆Kematian manusia diibaratkan seperti terbenamnya matahari.
Karena itu, diwajibkan salat Magrib sebagai pengingat akan kematian.
🌌Lenyapnya jasad manusia diibaratkan seperti hilangnya sisa cahaya matahari setelah lenyapnya mega merah di ufuk.
Karena itu, diwajibkan salat Isya sebagai pengingat akan fase tersebut.
Karena itu, setiap kali azan berkumandang, bukan sekadar panggilan untuk menunaikan kewajiban, tetapi juga pengingat bahwa umur kita sedang berjalan menuju perjumpaan dengan Allah.
📚Hasiyah syekh Ibrahim albaijuri jilid 1
Semoga bermanfaat wallohu a'lam ✍️
#Ngaji

0 $type={blogger}: