30 Januari 2026

RAHWANA SANG PECINTA SEJATI

 RAHWANA SANG PECINTA SEJATI



Epos sejarah menceritakan suatu ketika, Rahwana sang Raja Alengka kepincut dengan paras cantik milik Dewi Shinta, seorang putri dari kerajaan Mantilireja.


Sebenarnya Rahwana adalah sosok pria yang sangat setia. Terbukti, ketika Dewi Widowati istrinya meninggal dunia, Rahwana tidak menikah lagi untuk kurun waktu yang lama. Hingga akhirnya semesta mempertemukan Rahwana dengan Dewi Sinta yang memiliki paras dan perilaku sama persis dengan mendiang istrinya.


Namun ternyata cinta Rahwana hanya bertepuk sebelah tangan. Dewi Sinta saat itu sudah dipersunting oleh Rama, seorang Raja Ayodya yang tampan dan juga gagah perkasa.


Rahwana sebenarnya mencoba melupakan sosok Dewi Sinta dari hatinya. Namun semakin dilupakan, semakin tersiksa pula batinnya.


Hingga suatu saat, sang Raja Alengka punya pikiran nekat untuk menculik Dewi Sinta guna membawa ke kerajaannya.


Rencana itu pun sukses. Dewi Sinta berhasil dia bawa ke dalam kerajaannya. Awalnya sang Dewi ketakutan dengan apa yang terjadi terhadap dirinya. Namun seiring berjalannya waktu, Dewi Sinta nyaman juga berada di griya sang Rahwana.


Dewi Sinta merasa nyaman? Ya, karena Rahwana tidak pernah sekalipun menyentuh kulit bening milik Dewi Sinta, apalagi berniat untuk mencabuli pujaan hatinya.


Rahwana menggadaikan kesaktiannya, keperkasaannya dan kekuasaannya hanya untuk melayani sang Dewi sepenuh hati. Makan, tidur, bahkan untuk perawatan kecantikan Dewi Sinta pun selalu diberikan yang terbaik oleh nya.


Bagi Rahwana, biarlah cinta itu hadir di dalam hati pujaan hatinya, tumbuh dengan sendirinya. Meskipun harus menunggu seribu tahun lamanya.


Namun harapan Rahwana itu ternyata tidak berlangsung lama, Hanoman si Raja Kera yang sakti mandraguna datang untuk menyelamatkan Dewi Sinta atas suruhan suaminya Rama.


Rahwana kalah, Rahwana pun meninggal dalam genggaman cinta suci, terhadap Dewi Sinta pujaan hatinya.


Namun, sekembalinya ke Ayodya, kenyataan perih harus diterima oleh Dewi Sinta.


Rama suaminya curiga, bahwa istrinya Dewi Sinta tidak suci lagi. Rama menuduh istrinya sudah "dikotori" oleh Rahwana.


Jelas tuduhan itu membuat sang Dewi Sinta sedih. Karena memang dirinya sedikit pun tidak disentuh oleh sang Raja Alengka.


Kekecewaan Dewi Sinta ini berujung pada kondisi fisiknya, hingga tak lama akhirnya ajal merenggut raganya.


Cinta Rahwana yang tanpa syarat, ternyata jauh lebih besar dari cinta dari Rama, seseorang yang dianggap separuh nyawa olehnya.


Rahwana sang pecinta sejati, yang rela mati demi sebuah cinta suci..


🙏🙏🙏

Previous Post
Next Post

post written by:

0 $type={blogger}: