08 Februari 2026

ahkamus siyamu romadhon

 Manfaat puasa




Dan kewajiban berpuasa adalah empat hal:

(1) Niat

Niatnya di hati, tempatnya malam, dan malam dimulai saat matahari terbenam.

Maksud dari niat berpuasa adalah bahwa orang yang berpuasa berniat menjauhkan diri dari makanan, minum, dan nafsu dalam ketaatan kepada perintah Allah SWT, dan menginginkan pahala-Nya, dan takut akan azab-Nya. Cukup dengan niat orang yang berpuasa melakukannya dalam hatinya, dan tidak perlu disertai dengan kata-kata dan ungkapan; jika ia membantu lidahnya untuk membacanya dalam hatinya tidak mengapa. Dan begitulah niat doa; asal usulnya cukup dipegang dalam hati, dan sifat niatnya adalah karya hati, dan bukan lidah atau luka yang ada urusan di dalamnya.

Niat wajib malam hari: dari matahari terbenam hingga sebelum fajar; jika ia berniat berpuasa sebelum matahari terbenam dan tidak memperbarui niatnya pada malam hari, ia tidak memperbaharui puasanya, dan jika ia berniat berpuasa setelah fajar, ia tidak memperbaiki puasanya dari malam hari. Niat puasa diperbaiki pada tiap bagian malam antara magrib dan subuh, dan tidak merugikan makan, minum, tidur, atau hal lainnya setelah niat, dan tidak perlu di perbaharui lagi sebelum subuh.

Satu niat di malam pertama Ramadhan cukup berpuasa sepanjang bulan, walaupun lebih baik perbaharui niat setiap malam dari perubahan-perubahan.

Dan sheikh kami biasa memesan kami saat buka puasa untuk mengatakan:

[Bismillah, Ya Allah, karena Engkau aku diam, dan atas rizqi-Mu aku putus puasaku, kegelapan telah hilang, dan urat-urat basah, dan pahalanya pasti, jika Allah berkehendak... Aku berniat untuk berpuasa besok dari Ramadan.


(2) makan dan minum tertahan

Dan dengan syafaat: ambil semua yang masuk ke dalam rongga dari pelabuhan terbuka, seperti: tetes telinga, hidung, jarum suntik anal, semprotan asma.

Dan kejahatan apa pun yang masuk sengaja berbuka puasa, walaupun tidak berkhasiat; misalnya: menelan salad, atau menelan uang... Dan diikuti oleh asap (roko).

Sedangkan untuk tetes mata, jangan berbuka puasa, dan juga injeksi melalui pembuluh darah atau otot; karena itu bukan port terbuka.

Jadi puasa berarti menjauhkan diri dari makan dan minum, kecuali menjadi pelupa atau jahil, karena ia tidak berbuka.


3) mengejar seks

Seks, atau keturunan yang disengaja dan langsung dari seorang pria dan wanita. Tapi apa yang dilihat si tidur dari sesuatu karena yang kita sebut "penempatan"; berarti turunnya air mani, puasa itu benar karena tidak langsung didalamnya.

Seks itu pelupa, begitu juga makan: tidak ada apa-apa di atasnya.

Dan penebusan seks umumnya: 61 hari; 60 hari dan hari yang salah.

Dan jika ia berpuasa enam puluh hari dan datang ke hari ke 59, ia berbuka puasa: ia memiliki enam puluh lagi.


(4) Muntah secara tidak sengaja

Siapa yang membaptis muntah sedangkan ia dipilih untuk mengingat puasanya, puasanya dimanjakan, bahkan jika tidak ada yang kembali ke kekosongannya, dan ia harus menghabiskan satu hari di tempatnya.

Jika dia tidak berniat, seolah-olah dia kalah dengan teladan, dia tidak akan berbuka puasa; Rasulullah saw. bersabda:

"Dia yang tangannya berdendam, tidak ada penghakiman atas dia, dan dia yang benar, biarlah ia binasa. "

Sumber: Tujuan terkenal dan perkiraan Abi Shujaa dalam Al-Fiqh Shafi'i. 


Previous Post
Next Post

post written by:

0 $type={blogger}: